Dalih Situasi Tak Kondusif, Sekda Pekanbaru Tunda Rapat APBD Perubahan

Kamis, 04 September 2025 | 16:54:51 WIB
Surat yang dikirim Sekda yang juga Ketua TAPD Pekanbaru ke DPRD Pekanbaru, terkait agenda ulang pembahasan R-APBD Perubahan 2025

GILANGNEWS.COM – Publik Pekanbaru kembali dibuat geleng kepala. Rapat penting pembahasan R-APBD Perubahan 2025 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mendadak batal.

Pemicunya Sekretaris Daerah sekaligus Ketua TAPD, Zulhelmi Arifin, tiba-tiba melayangkan surat ke DPRD pada Rabu (3/9/2025) pagi—hari yang sama rapat dijadwalkan digelar. 

Dalam surat tersebut, ia meminta penundaan dengan alasan situasi kota yang disebut “belum kondusif” usai aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat.

  • Baca Juga Ahok Ikhlas Jalani Hidup di Balik Jeruji Besi
  • Baca Juga Besok Sidang Terakhir Ahok, Penjagaan Lebih Banyak dari Biasanya
  • Baca Juga KH Ma'ruf Enggan Bertemu Ahok, karena Alasan Ini
  • Baca Juga Jaksa sebut sikap ahok merasa paling benar
  • Alasan ini sontak memicu kekecewaan di kalangan legislator. Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Roni Amriel, menyebut dalih Sekda sulit diterima.?

    “Ini sangat kita sayangkan. Waktu sudah mepet, tanggal 30 September APBD Perubahan harus disahkan. Kalau mau cari alasan, ya yang logis, pakai akal sehat,” tegas politisi Golkar tersebut dengan nada geram, Kamis (4/9/2025).

    Dalam surat resmi bertandatangan Sekda, TAPD meminta rapat Banggar baru bisa digelar pada Sabtu (6/9/2025). Namun Roni menilai, penundaan ini bukan sekadar soal teknis, melainkan soal komitmen Pemko terhadap pembahasan anggaran yang menyangkut kepentingan jutaan warga Pekanbaru.

    “Kita semua tahu, aparat keamanan sudah bekerja keras menciptakan rasa aman. Jadi apa maksudnya masih dianggap tidak kondusif? Jangan main-main dengan alasan seperti itu,” ujarnya.

    Banggar menegaskan, waktu yang tersisa hanya tinggal hitungan hari. Pemko dituntut segera menyerahkan dokumen KUPA R-APBD Perubahan 2025 serta KUA-PPAS R-APBD Murni 2026, agar DPRD memiliki bahan pembahasan konkret.?

    “Kita ingin tahu apa saja yang mereka masukkan ke dalam anggaran perubahan dan anggaran murni. Itu hak DPRD sesuai undang-undang. Kita akan kritis dan teliti, karena ini untuk kepentingan masyarakat luas,” tambah Roni.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB