GILANGNEWS.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkomitmen menuntaskan tunda salur ke kabupaten/kota serta sisa tunda bayar kegiatan pada tahun 2026. Langkah tersebut ditegaskan sebagai prioritas utama guna menjaga keberlanjutan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan persoalan tunda bayar menjadi atensi serius Pemprov Riau tahun ini. Ia memastikan penyelesaian kewajiban tersebut masuk dalam agenda utama pemerintah provinsi.
“Insyaallah tahun 2026 ini kita selesaikan tunda salur ke kabupaten kota sekitar Rp900 miliar. Karena ini hutang kita yang harus dibayar,” kata SF Hariyanto, Jumat (20/2/2026).