RIAU

Pemprov Riau Targetkan Tuntaskan Tunda Salur Rp900 Miliar pada 2026

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto

GILANGNEWS.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkomitmen menuntaskan tunda salur ke kabupaten/kota serta sisa tunda bayar kegiatan pada tahun 2026. Langkah tersebut ditegaskan sebagai prioritas utama guna menjaga keberlanjutan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan persoalan tunda bayar menjadi atensi serius Pemprov Riau tahun ini. Ia memastikan penyelesaian kewajiban tersebut masuk dalam agenda utama pemerintah provinsi.

“Insyaallah tahun 2026 ini kita selesaikan tunda salur ke kabupaten kota sekitar Rp900 miliar. Karena ini hutang kita yang harus dibayar,” kata SF Hariyanto, Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, penyelesaian tunda salur sangat penting agar roda pemerintahan di daerah tetap berjalan optimal. Keterlambatan penyaluran anggaran, kata dia, berdampak langsung terhadap kemampuan daerah dalam membayar kewajiban, termasuk tunjangan pegawai.

TERKAIT

“Kenapa tunda salur ini harus kita selesaikan tahun ini? Karena apa yang dirasakan rekan-rekan kabupaten/kota, kita juga merasakan. Ada tunjangan pegawai yang berbulan-bulan belum dibayar. Saya sudah minta jajaran agar tahun ini fokus kita menyelesaikan tunda salur,” ujarnya.

Selain tunda salur ke pemerintah kabupaten/kota, Pemprov Riau juga berkomitmen menuntaskan sisa tunda bayar kegiatan kepada rekanan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan mitra kerja sekaligus memastikan keberlanjutan proyek-proyek pembangunan.

SF Hariyanto optimistis, apabila seluruh kewajiban tunda salur dan tunda bayar dapat diselesaikan pada 2026, maka pada 2027 Pemprov Riau dapat lebih leluasa mengarahkan anggaran untuk perbaikan infrastruktur dan program prioritas lainnya.

“Kalau semua tunda salur ke kabupaten kota dan tunda bayar selesai tahun ini, maka tahun 2027 kita bisa fokus melakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur,” katanya.

 


Tulis Komentar