Pekanbaru

Pj Walikota Pekanbaru Ditantang Tuntaskan Masalah Parkir yang 'Bobrok'

GILANGNEWS.COM - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Risnandar, baru saja dilantik namun sudah dihadapkan pada tantangan berat. DPRD Pekanbaru mendesaknya untuk segera membenahi sistem perparkiran kota yang dinilai 'bobrok' dan menjadi sumber konflik berkepanjangan.

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan, menyoroti berbagai masalah perparkiran yang tak kunjung usai, mulai dari bentrokan antara juru parkir (jukir) dengan pengemudi ojek online (ojol), pungutan liar, hingga kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Masalah parkir ini sudah seperti benang kusut," ujar Ikhsan pada Rabu (29/5). "Kami minta Pj Walikota segera turun tangan sebelum masalah ini semakin parah."

Ikhsan secara khusus menyayangkan peristiwa penganiayaan yang dilakukan oknum jukir terhadap pengemudi ojol beberapa waktu lalu. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

Selain itu, Ikhsan juga menyoroti kebocoran PAD dari sektor parkir yang diduga mencapai ratusan miliar rupiah. Ia mendesak Risnandar untuk mengkaji ulang sistem perparkiran dan menertibkan parkir liar yang menjadi sumber kebocoran.

"Kami ingin PAD Pekanbaru bisa mencapai Rp1 triliun, bukan hanya berkutat di angka Rp800 miliar," tegas Ikhsan.


Tulis Komentar