• Follow Us On : 

Bekerja di PLTU Tenayan Raya, 35 TKA China Ilegal Diamankan


Dibaca: 910 kali 
Rabu,18 Januari 2017 - 09:53:19 WIB
Bekerja di PLTU Tenayan Raya, 35 TKA China Ilegal Diamankan Sebanyak 35 orang Warga Negara China diamankan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Riau, Selasa (17/1/2016) sore dari proyek nasional Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

GILANGNEWS.COM - Sebanyak 35 orang Warga Negara China diamankan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Riau, Selasa (17/1/2016) sore dari proyek nasional Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Mereka langsung digiring ke Kantor Imigrasi Pekanbaru. Seluruhnya diketahui diamankan saat bekerja sebagai tenaga kerja asing di Proyek PLTU tersebut.

Menariknya, mereka tidak mengantongi dokumen keimigrasian apapun, termasuk dokumen atau visa kerja maupun visa turis.

Dari 35 orang WNA China itu, seorang di antaranya diketahui berjenis kelamin perempuan.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kumham) Riauan Ferdinan Siagian, Selasa malam melalui sambungan telepon."Total ada 35 orang, satu orang perempuan. Tidak ada yang membawa dokumen (dokumen keimigrasian,red). Ini disnaker (yang mengamankan,red) di PLTU Tenayan Raya, tidak bersama kita (imigrasi,red)," ungkapnya.

Seluruhnya diamankan di Kantor Imigrasi Pekanbaru untuk ditindaklanjuti dan diinterogasi.

Sejauh ini Ferdinan mengatakan mereka belum mengetahui pintu masuk WNA China ini sehingga bisa bekerja di Proyek PLTU Tenayan Raya.

"Tidak diketahui, belum kelihatan masuknya dari mana," ujarnya.

Seluruh WNA China ini akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi Pekanbaru. Hanya saja, petugas kesulitan melakukan proses tersebut.

Seluruh pendatang ilegal ini tidak ada yang bisa berbahasa Inggris, hanya bisa berbahasa Indonesia sepatah-patah.

Imigrasi akan mencari penerjemah bahasa mandarin untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap puluhan warga China tersebut.

"Kita cari penerjemah. Gak bisa bahasa inggris, bahasa indonesia sepatah-patah. Kita atensi," tegasnya.

Terkait bentuk pelanggaran yang dilakukan, Ferdinan menerangkan pihaknya akan melakukan proses interogasi terlebih dulu. Saat ini seluruh WNA China ini diamankan di Kantor Imigrasi Pekanbaru.***


Sumber: Tribun

Sumber :
Editor :

Ikuti Terus GilangNews Melalui Sosial Media






Akses gilangnews.com Via Mobile m.gilangnews.com
Loading...

BERITA TERPOPULER Index »

ALAMAT KANTOR PUSAT:
Jalan Samarinda (Kapling I) No.8 Pekanbaru
TELP / HP : 0812 7065 1990
Email: [email protected] / [email protected]
AVAILABLE ON :