GILANGNEWS.COM – Suasana Minggu malam, 20 Juli 2025, terasa berbeda di Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Kulim. Warga berbondong-bondong memadati arena sederhana yang dipenuhi meja dan kursi plastik. Di atasnya, kartu domino menjadi penghubung antara tawa, sorak sorai, dan semangat kemerdekaan.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kelurahan Pebatuan menggelar turnamen domino antarwarga.
Berbeda dari biasanya, turnamen kali ini menyuguhkan hadiah yang tak biasa, juara pertama berhak membawa pulang seekor kambing, sementara juara kedua dan ketiga masing-masing mendapatkan uang tunai Rp1,5 juta dan Rp1 juta.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt Camat Kulim, Fajri Adha, S.STP, M.Si, bersama Lurah Pebatuan Suwandi Nasution, S.IP. Turut hadir seluruh ketua RT dan RW se-Kelurahan Pebatuan sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan dalam menyemarakkan perayaan kemerdekaan.
Dalam sambutannya, Camat Fajri memberikan apresiasi atas inisiatif dan semangat Lurah Pebatuan yang secara konsisten menggelar kegiatan tahunan ini.
“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan hadiah, tetapi bagaimana membangun kekompakan antara pemerintah dan masyarakat. Mari kita junjung tinggi sportivitas, karena hadiah hanyalah bonus,” ujarnya.
Lurah Pebatuan, Suwandi Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan yang disambut antusias oleh masyarakat.
“Ini tahun ketiga kita gelar dan dampaknya sangat positif. Rasa kekeluargaan dan kebersamaan semakin terasa di antara warga,” ungkapnya.
Uniknya, usai membuka acara, Camat Kulim langsung ikut ambil bagian dalam satu ronde pertandingan domino. Bersama pasangannya, ia berhasil memenangkan ronde pertama, disambut sorak sorai warga yang memadati arena.
Turnamen domino ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi, memupuk persaudaraan, dan menyemai semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kelurahan Pebatuan pun memberi contoh bahwa merayakan kemerdekaan bisa dilakukan dengan sederhana namun penuh makna.
Tulis Komentar