Pekanbaru

Perangi Narkoba, BNNP Riau Dapat Tambahan 33 Senjata Api

Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau mendapat tambahan 33 pucuk senjata api dan 3.000 amunisi dari BNN Pusat. Senjata itu akan digunakan untuk memerangi peredaran narkotika di Bumi Lancang Kuning.

Kepala Bidang Penindakan dan Pemberantasan BNNP Riau, AKBP Haldun, mengatakan, puluhan senjata itu terdiri dari laras pendek dan laras panjang. "Ada tujuh senjata laras panjang dan 26 senjata laras pendek," kata Haldun, Jumat (4/5/2018).

Nantinya, senjata api dan aminisi itu akan digunakan personel BNNP Riau dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Riau. Personel yang memperoleh senjata api telah punya keahlian khusus dan mendapat pelatihan menembak di Mako Brimobda Riau.

Selain senjata api, BNNP Riau juga memperoleh tambahan personel dan dua ekor anjing pelacak atau K9. Anjing itu punya kemampuan khusus untuk melacak keberadaan narkotika.

Haldun berharap, seluruh bantuan itu mampu membantu personel dalam memberantas narkoba. "Semoga dapat membantu personil mengatasi peredaran narkotika di Riau," kata Haldun.

Seperti diketahui, peredaran narkoba di Riau sangat memprihatinkan. Akhir-akhir ini penegak hukum telah menyita ratusan kilogram narkotika jenis sabu-sabu dan ratusan ribu butir pil ekstasi.

Para pelaku kejahatan, memasukkan barang haram itu dari Malaysia melalui pelabuhan-pelabuhan tikus di daerah pesisir Riau, seperti Kabupaten Bengkalis, Selatpanjang, Dumai, Indragiri Hilir dan Rokan Hilir.

Untuk mengatasi hal itu, BNNP Riau bersama Polda Riau dan instansi terkait lainnya memperkuat koordinasi. Bagi pelaku yang tertangkap, tidak hanya diancam hukuman pidana tapi juga dimiskinkan dengan mengusut Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari penjualan narkotika.  


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar