Nasional

Alasan Bharada E Dihadirkan untuk Tatap Muka dengan Ferdy Sambo saat Rekonstruksi

Bharada E Didampingi LPSK Jalani Rekonstruksi.
Loading...

GILANGNEWS.COM - Bharada E tiba di rumah dinas Ferdy Sambo untuk menjalani rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8). Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan alasan Bharada E tetap dihadirkan untuk tatap muka dengan Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi.

Bharada E sudah hadir dengan pengawalan khusus dari polisi dan LPSK. Bharada E datang memakai baju tahanan dengan tangan diikat.

"Semua sudah diperhitungkan oleh penyidik dan juga JPU. Jadi yang hadir selain 5 tersangka didampingi pengacaranya, dan juga 10 dari JPU yang akan melihat bagaimana adegan per adegan, pengawas eksternal juga sama dari Komnas HAM juga sama, kompolnas juga," kata Dedi di lokasi.

Dedi mengatakan, Bharada E akan dipertemukan tatap muka dengan Irjen Ferdy Sambo. Sebelumnya, Bharada E dipertimbangkan untuk mendapatkan peran pengganti karena alasan psikologi.

Loading...

"Ya namanya rekonstruksi 5 tersangka yang dihadirkan akan merekonstrusikan seluruh kegiatan yang dilaksanakan dan yang terjadi di dua TKP tersebut," ujar dia.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E hadir dalam rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) Saguling dan Duren Tiga, Jakarta, dengan pengawalan ketat penyidik dan LPSK.

"Bharada E hadir di rekonstruksi hari ini," kata Juru Bicara LPSK Rully Novian.

Rully menegaskan, LPSK memberikan perlindungan melekat kepada Bharada E selama pelaksanaan rekonstruksi mulai dari keluar rumah tahanan, masuk ke mobil, hingga perjalanan tiba di TKP rekonstruksi di Saguling dan Duren Tiga.

Menurut Rully, sudah menjadi kewajiban Bharada E selaku tersangka untuk hadir memberikan kesaksiannya dalam rekonstruksi tersebut.

Dia memastikan LPSK memberikan perlindungan secara melekat kepada Bharada E yang berstatus sebagai saksi pelapor atau justice collaborator.

"Kan bayaran atas perlindungan itu adalah memberikan keterangan dengan baik dan bagaimana memberikan keterangan dengan baik itulah salah satu caranya," kata Rully.


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar