GILANGNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, H. Parisman Ihwan, SE., MM, menyoroti persoalan banjir yang kini merata di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Riau.
Menurutnya, dampak cuaca ekstrem ini tidak hanya menyebabkan genangan di sejumlah kawasan, tetapi juga berpotensi mengganggu pasokan logistik dan stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
“Kita minta Pemerintah Provinsi Riau segera turun tangan dalam menangani kebutuhan masyarakat, karena pasokan sembako dari provinsi tetangga otomatis akan terganggu akibat banjir ini,” ujar Parisman, Rabu (4/3).
Sebagai langkah konkret, Parisman mendorong pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk segera menggelar operasi pasar guna memastikan keterjangkauan harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Menurutnya, langkah ini sangat krusial agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan tanpa dihantui kenaikan harga kebutuhan pokok.
Tantangan Berat Pemimpin Baru Pekanbaru
Secara khusus, Parisman juga menyoroti kondisi banjir di Kota Pekanbaru, yang menurutnya sudah menjadi permasalahan menahun. Ia menekankan pentingnya penanganan serius dari Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar dalam menyelesaikan persoalan ini.
“Sebelum Pak Agung menjadi Wali Kota, Pekanbaru memang selalu mengalami banjir. Ini adalah tugas berat bagi beliau dan Wakil Wali Kota dalam menuntaskan masalah ini,” ujarnya.
Parisman menekankan bahwa solusi penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Dengan dua sungai besar yang melintasi Pekanbaru, yakni Sungai Kampar dan Sungai Siak, diperlukan pendekatan kolaboratif antara Wali Kota, Bupati, dan pemangku kebijakan lainnya agar permasalahan ini bisa terselesaikan dari hulu ke hilir.
“Kita tidak bisa hanya melihat dampaknya saja. Hulu dan hilir harus diselesaikan bersamaan. Sungai Kampar dan Sungai Siak yang bermuara di Pekanbaru ini harus ditangani dengan sinergi antarwilayah,” jelasnya.
DPRD Siap Bersinergi, Namun Realitas Harus Diterima
Lebih lanjut, Parisman menegaskan kesiapan DPRD Provinsi Riau untuk duduk bersama Wali Kota dan jajaran guna membahas langkah strategis dalam menangani banjir di Pekanbaru. Namun, ia juga realistis bahwa dalam situasi saat ini, masalah banjir belum bisa terselesaikan dalam waktu dekat.
“Kalau untuk menyelesaikan persoalan banjir ini secara tuntas, tentu tidak bisa instan. Pak Agung dan Pak Markarius baru saja dilantik. Namun, yang terpenting saat ini adalah bagaimana masyarakat Pekanbaru dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, kebutuhan pokok mereka terpenuhi, dan mereka tidak terganggu oleh kondisi yang ada,” tandasnya.
Dengan semangat kolaborasi, Parisman berharap bahwa perencanaan jangka panjang dapat segera dirumuskan, sehingga di masa mendatang, Pekanbaru tidak lagi harus menghadapi permasalahan banjir yang terus berulang setiap tahunnya. ***
Tulis Komentar