Pekanbaru

Warga: Saya Pilih Syamsuar Jadi Gubernur Karena Dia tidak Diusung PDI

GILANGNEWS.COM - Publik kaget dengan Gubernur Riau terpilih, Syamsuar-Edy Natar dan kepala daerah lain di Riau, yang mendeglarasikan dukungan untuk pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Ada semacam rasa kecewa bagi saya. Karena ketika Pak Syamsuar naik dalam Pilgub Riau kemarin dia tidak berada di partai PDI. Tapi kok sekarang dia malah mendukung Capres nomor urut 01," kata Abdi, warga yang berdomisili di Tengkerang, Pekanbaru, Kamis 11 Oktober 2018.

Kepada bertuahpos.com, dia terang-terangan bahwa di bilik suara pada saat Pilgub Riau lalu, dia mencoblos pasangan Syamsuar-Edy Natar. Oleh sebab itu deklarasi dukungan kepadala daerah dan Gubernur Riau terpilih pada Rabu kemarin membuat dia kehilangan simpati kepada pada pasangan itu.

"Ternyata sama saja. Terlepas pilihan itu adalah hak individu rakyat tapi setidaknya Syamsuar harus menjelaskan masalah ini kepada publik secara terbuka," sambungnya.

Rasa kecewa juga diungkapkan oleh Putri, seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di kawasan Kubang Raya Pekanbaru.

"Saya pilih Pak Syam, waktu coblos kemarin. Kalau seperti ini, ya ada sih rasa kecewa. Tapi mau gimana lagi kan. Mungkin seperti inilah politik. Masyarakat berfikir sama saja jadinya kan," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah kepala daerah di Provinsi Riau turut menandatangani surat pernyataan dukungan untuk memilih Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang. Penandatangan tersebut dilakukan dalam kegiatan Deklarasi Relawan Jokowi Provinsi Riau, Rabu 10 Oktober 2018, bertempat Grand Ballroom Hotel Aryaduta Pekanbaru.

Terhitung, setidaknya 10 kepala daerah di Provinsi Riau menandatangani surat pernyataan dukungan untuk memilih Joko Widodo di Pilpres 2019. Termasuk diantaranya pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih, Syamsuar dan Edy Nasution.

Adapun 10 kepala daerah di Provinsi Riau yang ikut menandatangani surat pernyataan dukungan untuk memilih Joko Widodo di Pilpres 2019 diantaranya, Firdaus (Walikota Pekanbaru), Zulkifli (Walikota Dumai), Amril Mukminin (Bupati Bengkalis), Aziz Zaenal (Bupati Kampar), Irwan Nasir (Bupati Kepulauan Meranti), Mursini (Bupati Kuansing), Harris (Bupati Pelalawan), Wardan (Bupati Indragir Hilir), dan Suyatno (Bupati Rokan Hilir).

Dari 12 kepala daerah di Provinsi Riau, hanya Yopi Arianto (Bupati Indragiri Hulu), Harris (Bupati Pelalawan) dan Sukiman (Bupati Rokan Hulu) yang tampak tidak hadir dan tidak ikut menandatangani surat pernyataan dukungan untuk memilih Joko Widodo di Pilpres 2019. "Keduanya setuju untuk mendukung Bapak Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Namun keduanya berhalangan hadir hari ini," klaim Syamsuar.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar